Minggu, 27 Februari 2011

- Chelsea Tolak Komentari Insiden Penembakan oleh Cole

London - Insiden kelam terjadi di pusat latihan Chelsea. Ashley Cole dilaporkan tidak sengaja menembak seorang karyawan magang di klub London Barat tersebut. The Blues menolak berkomentar tentang kejadian ini.

Kabar tersebut bermula dari laporan News of The World. Kemudian berita tentang insiden penembakan yang tak disengaja itu juga terdapat di media seperti Telegraph, Guardian, dan Daily Mail.

Kejadiannya berlangsung di ruang ganti Chelsea, Minggu pekan lalu. Insiden bermula dari Cole yang tengah bersenda gurau dengan senapan angin kaliber .22 miliknya yang ia bawa ke tempat latihan.

Celakanya, senjata itu meletus dan pelurunya mengenai Tim Cowan yang berdiri kurang dari dua meter dari bek timnas Inggris itu. Cowan adalah seorang mahasiswa ilmu keolahragaan dari Universitas Loughborough. Pria 21 tahun itu bekerja sebagai staf magang di The Blues.

Setelah kejadian itu Cowan langsung mendapatkan perawatan dari tim medis Chelsea. Telegraph memberitakan bahwa "Tom telah dibawa pulang dengan penyeka dan banyak kain kasa. Namun 48 jam berselang luka itu masih belum sembuh benar dan butuh perawatan lebih lanjut."

Beruntung kejadian itu tak berakibat fatal. Sebab senapan angin kaliber .22 merupakan senjata terkuat yang bisa mematikan bila disalahgunakan. Di Inggris, senjata jenis ini bisa dimiliki tanpa lisensi.

Selanjutnya ayah Cowan, Ronald sudah berbicara dengan perwakilan Chelsea untuk membahas sanksi apa yang harus diberikan kepada Cole.

Pemain kelahiran 20 Desember 1980 itu sendiri telah mendapat teguran dari jajaran manajemen Chelsea. Mantan bek Arsenal itu juga telah minta maaf kepada Tom.

Sebuah sumber dari orang dalam Chelsea mengatakan bahwa Cole tidak menyadari bahwa senjata itu terisi.

"Namun tidak bisa dipahami bahwa pesepakbola Premier League bisa membawa senjata api ke tempat latihan. Namun Ashley mengambil senjata api itu dari kotak dan mulai bercanda dengan alat itu di ruang ganti. Cole tidak tahu bahwa senjata itu terisi, namun jelas ini memalukan. Perilaku seperti ini menyedihkan," ujar sumber tersebut.

Apa komentar Chelsea tentang kejadian ini? "Kami tidak pernah memberikan komentar soal kejadian-kejadian internal klub," demikian juru bicara klub yang bermarkas di Stamford Bridge itu, dilansir dari Canadian Press.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar